Masashi Ueda

Sabtu, 14 Agustus 2010

Susah juga menuliskan manga-ka luar biasa ini. Begitu banyak hal berloncatan di salam pikiran yang berebut hendak aku tuliskan.

Herannya, begitu sedikit tulisan tentang di di tembolok Google, selain jualan karya komiknya. Wikipedia pun tidak menulis banyak.

Jadi, berikutnya adalah tulisan berdasarkan pendapat saya pribadi.


Disajikan dalam bentuk manga 4 coma yaitu manga strip yang tiap ceritanya hanya berupa empat buah panel. Satu halaman berisi 1 atau 2 sub judul.

Setiap judul ini semuanya menceritakan kehidupan sehari-hari di Jepang dengan sudut pandang yang berbeda.

Menunjukkan kepada masyarakat Jepang yang mungkin terlalu kaku, bahwa seperti inilah yang terjadi kalau sesuatu dikerjakan dengan cara berbeda.

Atau,
menyentil masyarakat sana, kalau kekonyolan yang terjadi di komik ini bisa saja biasa dialami, hanya karena gengsi memang sulit untuk mengakuinya.

Sangat menghibur....yah, setidaknya membuat saya terpingkal-pingkal selama membacanya.

Menariknya,
meski tokoh-tokoh utama dari manga Masashi Ueda selalu bertingkah konyol. Tapi, selalu berubah serius dan prihatin jika bercerita soal bencana yang menimpa orang atau negara lain.

Ya,
Masashi Ueda selalu menekankan pentingnya rasa empati kepada orang lain. Terlihat jelas ketika Kobo-chan menerima pelajaran ini, ataupun Otoboke mendidik anak-anaknya rasa empati ini.

Coba sedikit saya ulas satu-per satu :

1. Kobo-chan

Pencet Buat Nerusin...

Hachi-ko : kesetian anjing Samurai

Senin, 19 Juli 2010


Sebuah film yang diangkat dari kisah nyata dari negeri Sakura. Juga remake dari film lama Jepang tahun 1987.

Film yang mengangkat cerita kesetian seekor anjing menunggu tuannya di depan stasiun selama 9 tahun di dunia nyata, dan 10 tahun di film-nya. Untuk kisah sesungguhnya anjing berjuluk Hachi (hachi berarti angka 8, angka yang dianggap membawa keberuntungan untuk warga sana), silahkan dibaca di wikipedia  ^_^


Alasan romantis kenapa Hachi bisa sangat setia seperti itu, karena Hachi adalah seekor anjing keturunan Jepang asli. Dari jenis Akita-inu . Anjing jenis ini memiliki sejarah panjang sebagai anjing piaraan para Shogun untuk berburu. Jadi, secara tidak langsung anjing pemburu jenis ini memiliki sifat-sifat seorang samurai.

Pencet Buat Nerusin...

Serigala Terakhir

Rabu, 16 Juni 2010



Melihat film Serigala Terakhir, seperti melihat film besutan Quentin Tarantino.

Absurd.
Lebay.

Tapi keren.

Demikianlah film Serigala Terakhir yang disutradarai wanita bernama Upi Avianto.

Film ini menyajikan hal-hal konyol dalam kehidupan sehari-hari yang dilebih-lebihkan. Biasanya diambil dari scene adegan film lama. Misal setting markas mafia style film masa lalu. Yaitu ruangan dengan logo mafia besar-besar yang nggak banget terjadi di dunia nyata, tapi ada di setting film masa lalu...(sindiran,kah?)

Melihat Film ini seperti melihat game terkenal "Grand Theft Auto"...Kostum gaya tahun '70an, bebas melakukan apa saja di jalanan.

Pencet Buat Nerusin...

Rembulan Tenggelam di WajahMU - Tere Liye

Sabtu, 08 Mei 2010


Tere-liye.
Sebelum ini memang sering mendengar kehebatan buku-bukunya. Tapi belum pernah membaca satu pun dari bukunya. Hingga suatu saat ada seorang teman titip untuk membelikan buku ini pada saya.

Sedikit nego, akhirnya saya diperkenankan untuk membaca buku ini terlebih dahulu, sebelum menyerahkannya.  Begitu selesai membacanya, saya langsung menempatkan Tere-Liye pada daftar Penulis top class.

Tere-liye...adalah lelaki.... *sigh*

Ck, mari lupakan kenyataan pahit itu. Kembali ke buku ini.

Pencet Buat Nerusin...

Bumi Cinta - Habiburrahman El Shirazy

Sabtu, 24 April 2010

Sebuah blunder?


Panggung putih nan megah : winter in Russia

Itulah yang ingin disajikan oleh penulis fenomenal Habiburrahman El Shirazy (untuk selanjutnya disebut Kang Abik...pegel nulis nama panjangnya).

Dan memang,
untuk penyajian panggung semegah itu, Kang Abik berhasil menyajikan dalam buku terbarunya ini secara luar biasa.

Putih dan dinginnya musim dingin di Moskow,
gerak gerik manusia Moskow,
kemegahan bangunan-bangunan di Moskow (termasuk stasiun-stasiun Metro-nya yang bak istana),
bahasa Rusia,
bahkan anomali cuaca musim dingin di Moskow...

Semua disajikan dan membawa pembaca benar-benar hadir di bekas ibukota Uni Soviet ini, dan menjadi yakin seolah-olah Penulisnya sudah bertahun-tahun tinggal di Moskow (ukh..saya masih harus bisa berlatih lebih banyak lagi biar bisa seperti ini). Awesome!

Andai saja cukup sampai di sini saja.
(eh, jadi ndak ada ceritanya ding ya)

Pencet Buat Nerusin...

Trilogi Bartimaeus

Selasa, 13 April 2010


Pertama kali liat sampul buku ini, terus terang tidak terlalu tertarik.

Aku lihat terlalu fantasi...(karena sering terjebak kisah fantasi yang tidak menyenangkan untuk dibaca...kecuali : Harry Potter, dan serial Eragon).

Lagi-lagi aku disadarkan seorang teman, seperti halnya dia menginsafkan soal Adachi Mitsuru.

its awesome!

Itu komentar saya soal keseluruhan buku ini.

Ini sedikit ulasannya :

Pencet Buat Nerusin...

Sahabat Ajaib

Minggu, 21 Maret 2010

Berawal dari shoutbox blog penerbit Gagas Media. Mengantarkan saya ke blog itu. Saya add YM-nya yang waktu itu terpampang di banner blog dia. Karena saya menggunakan Pidgin sebagai kendaraan  ber-YM-an, secara otomatis id YM saya masuk ke friendlist YM dia. Membuatnya terkejut, jut!

Maka sejak saat itu, dimulailah persahabatan panjang saya dengan dia yang bernama Queensya...di dunia maya.

Pencet Buat Nerusin...

Kategori

About This Blog

Blog buat cerita saya

  © Blogger template Writer's Blog by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP